Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti gedung pertemuan yang hampir penuh sesak dengan kapasitas sekitar 750 orang. Ratusan siswa kelas IX MTs Negeri 3 Demak resmi dilepas dalam acara Haflah Akhirussanah dan Pelepasan Siswa, Rabu (31/5/2023).
Para siswi tampil anggun dengan kebaya berwarna-warni yang lembut, sementara siswa pria terlihat gagah mengenakan jas hitam, kemeja putih, serta peci hitam. Mereka menjadi pusat perhatian dalam momen penting yang dihadiri dewan guru, orang tua/wali murid, serta Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Demak, M. Afief Mundzir.
Dalam sambutannya, Afief Mundzir menekankan makna mendalam di balik wisuda tersebut.
“Wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari sebuah perjuangan menuju jenjang pendidikan berikutnya guna meraih kesuksesan,” ujarnya tegas.
Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala MTs Negeri 3 Demak, Rodliyah, beserta seluruh dewan guru yang telah menyelenggarakan acara yang begitu meriah dan berkesan. “Saya yakin ini akan menjadi kenangan manis bagi anak-anak kita yang tak akan pernah dilupakan sepanjang hidupnya,” katanya.
Afief juga memberikan arahan kepada para wisudawan untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Pilih Madrasah Aliyah yang terbaik sesuai minat dan kemampuan kalian. Ini baru permulaan perjuangan sesungguhnya,” pesannya.
Tak hanya kepada siswa, Afief juga menyampaikan pesan khusus kepada orang tua dan wali murid. Ia mendorong agar tidak ragu menyekolahkan anak-anaknya di madrasah. Menurutnya, madrasah kini telah setara dengan sekolah umum dan mampu memberikan bekal intelektual sekaligus nilai-nilai agama yang kuat.
“Madrasah bukan lagi lembaga pendidikan kelas dua. Ini adalah pilihan tepat untuk membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak,” tegas Afief.
Di akhir sambutannya, ia mengingatkan para wisudawan agar selalu menjadi anak yang saleh dan salihah dengan tetap menghormati guru serta orang tua.
“Yakinlah, mimpi dan cita-cita apa pun mustahil terwujud tanpa menghormati jasa guru dan orang tua,” katanya mengingatkan.
Acara semakin berkesan ketika Alyssa Zahsy Elmirasafara, siswi kelas VIII yang baru saja meraih juara dua Lomba Singer Religi Putri tingkat Provinsi Jawa Tengah, menyanyikan sebuah lagu dengan merdu. Penampilan tersebut menjadi penutup yang indah sekaligus membekas bagi seluruh hadirin.
Dengan penuh harapan, ratusan wisudawan MTs Negeri 3 Demak kini melangkah menuju babak baru kehidupan mereka, membawa bekal ilmu dan nilai agama untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
